Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Monday, October 31, 2011

Rajawali Juara Turnamen PSIP KU-13

Padang, Padek—Sekolah sepakbola (SSB) Rajawali tampil sebagai juara turnamen SSB KU-13 PSIP, yang ditutup di lapangan PSIP Indarung, kemarin (30/10). Penonton yang menyaksikan penutupan dibuat terkesima atas penampilan artis Idola Cilik Indonesia, Halilintar Morgen.  

Rajawali memimpin klasemen akhir setelah dalam alek SSB se-Kota Padang seja 2 Oktober sampai 30 Oktober itu mengumpulkan 28 poin hasil dari sembilan menang dan sekali seri. Peringkat kedua ditempati SSB Padang Yunior yang mengumpulkan 22 Poin hasil dari 7 kali menang, satu kali seri, dan dua kali kalah.

Timnas U-19 Tahan Imbang Cina 0-0

TEMPO Interaktif, Kuala Lumpur - Tim sepak bola nasional U-19 menahan imbang Cina 0-0 dalam laga kualifikasi Piala Asia U-19 yang digelar di Kuala Lumpur, Senin sore 31 Oktober 2011.

Laga perdana ini berjalan dengan ketat di bawah guyuran hujan yang sangat deras. Pertandingan di babak pertama sempat dihentikan sekitar 30 menit karena begitu derasnya hujan sehingga mengganggu jalannya pertandingan.

Sunday, October 30, 2011

Djohar Arifin Resmikan LIPIO CAMP 2011 di Cibubur

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum PSSI Djohar Arifin, Senin (31/10/2011) hari ini akan meresmikan pembukaan Program Seleksi Barat (khususnya U-15) yang disebut LIPIO CAMP 2011 di Lapangan Buperta, Komplek Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur, Jakarta Timur.
LIPIO CAMP 2011 merupakan program pencari bakat bagi pemain sepakbola muda berbakat yang akan memperebutkan beasiswa dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk berlatih di Madrid, Spanyol.

Timnas U-19 Siap Menggebrak Asia

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com  - Timnas Indonesia U-19 memulai perjalanan dalam kejuaraan regional. Dalam babak kualifikasi kejuaraan Asia Grup G, Indonesia akan melawan China, Australia, Singapura, dan Makau dalam rangkaian laga yang digelar di Malaysia.

"Tim Indonesia akan menghadapi tim China pada pertandingan pembukaan yang berlangsung tanggal 31 Oktober 2011," kata Asisten Tim Manajer U-19 Indonesia, Eddi Elison, saat dijumpai di Kuala Lumpur, kemarin.

32 Tim SMP Tarung Futsal Berebut Rp15 Juta

VIVAnews - Sebanyak 32 tim futsal dari Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Jakarta dan Bekasi akan ambil bagian dalam kompetisi yang memperebutkan Piala MILO Sereal Sarapan dan hadiah uang Rp15 juta.
Kompetisi ini akan digelar di Cilandak Sport Center, Jakarta Selatan, 29-30 Oktober 2011. Sebelumnya Milo sudah empat kali mensponsori kompetisi futsal antar SMP. Tahun ini, selain di Jakarta, kompetisi juga akan diselenggarakan di Surabaya pada pertengahan November 2011.

Arsenal Lirik Tiga Pemain Indonesia

TEMPO Interaktif, Jakarta - Ini kabar gembira di tengah minimnya prestasi sepak bola Indonesia. Tiga pemain muda Indonesia dilirik sekolah sepak bola klub London, Inggris, Arsenal School Development. Mereka adalah kiper Rangga Pratama, gelandang Dani Raharjanto, dan striker Nazarul Fahmi.

"Mereka dinilai menonjol dibandingkan yang lain," kata Anas Urbaningrum saat jumpa pers di Jakarta, Sabtu, 29 Oktober 2011. Ketiga pemain ini merupakan pemain seleksi Tunas Garuda, pencarian bibit berbakat di sembilan kota.

Friday, October 28, 2011

PSSI Canangkan Program Pembinaan Usia Muda

Jakarta - PSSI mulai mencanangkan program terkait pembinaan pemain sejak usia muda. Bibit-bibit terbaik akan dicari dari seluruh Indonesia dengan harapan bisa dipersiapkan menghadapi Piala Dunia tahun 2022.

Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin membeberkan program tersebut dalam pertemuan dengan wartawan di Hotel Harris FX, Jakarta, Kamis (27/10/2011). Ia menjabarkan konsep-konsep untuk menjaring pemain muda berbakat.

Thursday, October 27, 2011

Tiga Pemain Muda Jambi Dipanggil Seleksi Timnas U-15

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Tiga pemain sepakbola muda Jambi dipanggil untuk mengikuti seleksi timnas U-15.

Tiga pemain muda ini kemarin memperkuat SMP 11 Muaro Jambi di Liga Pendidikan Indonesia (LPI) Piala Presiden di Banten, masing-masing ialah Yusuf Dwi Yansha bermain di posisi tengah, Doni Kusumah di posisi depan dan M Nur Havis yang bermain di posisi pemain bertahan.

Untuk Yusuf, sebelumnya pernah memperkuat timnas Usia 13 pada turnamen sepakbola Yamaha se-Asia Tenggara di Jakarta tahun 2010 kemarin. Waktu itu Indonesia berhasil mengalahkan tim Thailand dengan skor 3-1

3 Nopember, Indonesian All Star Team Berangkat Ke Italia

Persiapan skuad Indonesian All Star Team (hasil seleksi Milan Junior Camp 2011) untuk mengikuti Intesa Sanpaolo Cup di Milan, semakin matang. Ke-18 pemain yang tergabung di Indonesian All Star Team akan kembali dikumpulkan dari tiap daerah asal untuk latihan di Ragunan, tanggal 30 Oktober 2011. Di Ragunan, para pemain akan berlatih hingga 2 Nopember kemudian berangkat ke Italia keesokan harinya, 3 Nopember.

"Intesa Sanpaolo Cup dilaksanakan selama dua hari tanggal lima hingga enam Oktober," ujar Indria Djamil, managing director PT. Asia Sports Development (SAD) kepada GOAL.com Indonesia.

Wednesday, October 26, 2011

Tunas Garuda Gilas Arsenal 3-1

LONDON, KOMPAS.com — Skuad Tunas Garuda menang 3-1 melawan tim Arsenal U15 pada laga persahabatan yang dilangsungkan di sebuah lapangan rumput sintetis di Market Road, London, Rabu sore waktu setempat atau Rabu malam WIB. Hasil 3-1 ini sangat membanggakan dan mendapat pujian para pelatih Arsenal Soccer School.

Bakrie Kucurkan Dana untuk SSB

Padang, Padek—Untuk lebih memantapkan pembinaan sepakbola di Sumatera Barat, PT Bakrie Pasaman Plantations meluncurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) untuk pembinaan pemain muda berbakat di Sumbar kepada beberapa Sekolah Sepakbola (SSB) di Padang dan Pasaman Barat.

Bisnis Unit Head PT Bakrie Pasaman Plantations, Edi Sukamto mengatakan, dari delapan program dana CSR yang diluncurkan, salah satunya adalah pembinaan olahraga di bidang sepakbola.

PSSI Padang Registrasi SSB

Padang,Padek—Pengurus Cabang  PSSI Padang  meregistrasi keberadaan sekolah sepakbola (SSB) yang ada di Padang. Hal ini dikarenakan menjamurnya SSB yang  selama ini masih kurang terkoordinir PSSI. Registrasi tersebut, dimaksudkan juga sebagai salah satu upaya merangkul SSB, untuk duduk membahas program dan sasaran pembinaan sepakbola di ibukota Sumbar ini.

Ketua Bidang Kompetisi PSSI Kota Padang, Yulius Dede mengatakan, sesuai pedoman dasar pada peraturan PSSI bab II pasal V, semua SSB berada dalam Pengcab PSSI. Dengan ketentuan itu, semua SSB wajib memiliki persyaratan, seperti AD/ART, pelatih berlisensi D, dan mendaftarkan anak binaan SSB tersebut  mulai dari KU (kelompok umur) 16 hingga 18 tahun, dan memiliki lapangan latihan.

”Selama ini keberadaan SSB masih banyak belum terdata secara administrasi di PSSI Padang. Untuk itu, kami ingin satukan dengan satu visi dan misi demi pembinaan Sepakbola di Kota Padang,” ujar Yulius Dede usai rapat dengan pengurus 30 SSB se-Kota Padang, di Sekretariat PSSI Padang Kompleks GOR H. Agus Salim, Senin (25/10).

Mantan Wasit FIFA itu menambahkan, pertemuan tersebut dimaksud juga untuk membicarakan penanggulangan pencurian umur yang sering terjadi pada saat diadakannya turnamen antar SSB. “Hal ini sebagai bentuk antisipasi agar tidak terjadi konspirasi yang dapat menimbulkan perpecahan  sesama SSB. Kedepannya, kami juga berencana membuat data base SSB dan pemain,” terangnya.

Pada kesempatan tersebut, Yulius menyampaikan, Pengcab PSSI Padang akan menggelar kompetisi usia dini KU-15 yang akan segera digelar dalam bulan ini. Selain itu akan diadakan pula coacing clinik bagi pelatih SSB se-Kota Padang yang berada di bawah naungan Pengcab. “Kami menargetkan semua pelatih SSB minimal harus memiliki lisensi D.  Tidak mungkin kalau pelatih tidak mempunyai lisensi,” tukasnya

Milo Beri Beasiswa Sepak Bola kepada 20 Anak

JAKARTA--MICOM: Milo, minuman cokelat berenergi dari Nestle, kembali membuktikan komitmennya untuk mendukung kemajuan olahraga di Indonesia.

Kali ini Milo memberikan beasiswa sepak bola kepada 20 anak Jakarta berbakat usia 8 dan 12 tahun.

Bekerja sama dengan Asian Soccer Academy (ASA) di bawah bimbingan Manajer Teknik Lee Hawkins, mantan pemain Southampton FC (Football Club), Inggris, para siswa akan diberikan pelatihan dan pendidikan sepak bola, serta aspek-aspek kesehatan dan nutrisi selama setahun.

Beasiswa diserahkan di gerai Hypermart Pejaten Village, Jakarta Selatan, sebagai salah satu lokasi kegiatan promosi kampanye Memberi Seribu Lahirkan Puluhan Juara dari Nestle MILO.

Setiap penjualan Milo Tonic dan 3 in 1 kemasan 600 gram di semua modern outlet sejak 1 Agustus hingga 30 September 2011, disisihkan Rp1.000 untuk beasiswa sepak bola.

Program latihan yang diberi nama Milo Youth Soccer Academy itu dilaksanakan di British International School, Bintaro, Jakarta. Ke-20 anak tersebut dibagi menjadi dua grup yaitu U8 dan U12.

Kelak para penerima beasiswa akan mengikuti turnamen internasional di Malaysia, Singapura, dan Thailand.

Mereka juga berkesempatan mengikuti proses seleksi pemain Timnas muda PSSI (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia).

Bila berprestasi akan dikirim ke luar negeri untuk mengikuti uji coba di klub-klub profesional seperti Manchester United FC, Tottenham Hotspur FC, dan Nottingham Forest Portsmouth FC.

Program tersebut merupakan wujud komitmen serta dukungan Milo terhadap olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehat.

Sebelum sepak bola, Milo sudah membantu dalam pengembangan berbagai macam olahraga, seperti kompetisi bulu tangkis tingkat SD dan SMP Milo School Competition.

Kompetisi itu di tahun ini sudah memasuki tahun ke-10. Lantas Milo telah dua tahun berturut-turut menjadi sponsor utama lomba lari Jakarta International 10K.

"Melalui kerja sama dengan ASA Foundation, kami berharap akan muncul pemain sepak bola hebat yang dapat bersaing dengan pemain dari Eropa maupun Amerika Selatan," kata Business Manager Milo Prillia Sandra.

Milo ingin memberikan kesempatan bagi anak-anak berbakat untuk mewujudkan mimpi mereka menjadi pemain sepak bola kelas dunia.

Prillia menambahkan bahwa dengan berolahraga, anak-anak juga dapat belajar nilai-nilai kehidupan seperti pantang menyerah, kerja sama tim, sportivitas, dan percaya diri yang nantinya juga akan membantu mereka menjadi juara di luar lapangan

Meniti Mimpi dari Kompetisi Sepak Bola

JAKARTA, KOMPAS.com - Menjadi pemain sepak bola profesional dimulai dari mimpi. Namun, mimpi tak boleh dibiarkan hanya sekedar mimpi. Para pemain sepak bola profesional memulai karirnya dari bawah dengan kerja keras. Mereka mulai dengan kesukaan yang kuat akan sepak bola lalu memutuskan untuk berkarir di sepak bola. Pemain klub sepak bola Pelita Jaya asal Malaysia, Safee Sali, berbagi rahasianya menjadi pemain sepak bola kepada generasi muda.

Di depan para peserta festival sepak bola tingkat usia belia di kategori U-11 dan U-13 bertajuk “Soccer Fun Festival 2011”, Sabtu lalu, Safee berkisah tentang masa lalunya hingga bisa bermain sebagai pemain sepak bola profesional di klub-klub Malaysia dan kemudian bermain untuk klub Indonesia. Seorang Safee juga mengikuti berbagai kompetisi sejak kecil.
"Saya dari kecil, tepatnya usia 8 tahun mulai bermain bola sepak. Walaupun semua olahraga saya suka, akan tetapi saya akhirnya memilih untuk fokus suka pada bola sepak. Saya dulu juga sama seperti kalian sekarang, mengikuti turnamen dan festival sekolah," katanya masih dengan logat Melayu yang kental.
Kegemaran dan fokus terhadap sepak bola pun lalu mendorongnya untuk disiplin dan giat berlatih serta belajar-belajar hal baru. Hal inilah yang disebutnya sebagai kunci keberhasilannya hingga saat ini. Menurut Safee yang kini berusia 27 tahun, semangat dan motivasi ini harus dijaga sejak kecil.
"Pesan saya, kalau ingin menjadi bintang sepakbola atau pemain profesional haruslah disiplin dan giat belajar. Dengan keyakinan tinggi, cita – cita menjadi pemain bola profesional akan tercapai," tambahnya.

Kompetisi untuk Anak Dibutuhkan
Giat berlatih dan displin tak cukup bila belum diuji. Oleh karena itu, kompetisi-kompetisi di kalangan anak dan remaja sangat diperlukan dan menjadi tanggung jawab bersama. Kebutuhan ini pun ditangkap oleh klub sepak bola Pelita Jaya dan kemudian diwujudkan melalui festival sepak bola tingkat usia belia di kategori U-11 dan U-13 bertajuk “Soccer Fun Festival 2011” yang digelar 22-23 Oktober lalu.
Direktur Teknik Pelita Jaya Rahim Soekasah mengatakan bahwa festival ini digelar sebagai bagian dari program Youth Development yang dimiliki oleh klub.
"Program ini sangat penting sebagai jalan pembuka  untuk menyalurkan bakat dan mencari bibit – bibit pemain sepakbola muda yang nantinya bisa jadi akan membela negara  sebagai bagian dari Timnas Indonesia," katanya.
Untuk terus dapat memfasilitasi kebutuhan akan kompetisi untuk anak, Rahim pun berjanji Pelita Jaya akan menyelenggarakan kompetisi ini setiap tahun pada bulan November.

Zidan Jadi Salah Satu Pemain Terbaik
“Soccer Fun Festival 2011” yang digelar di POR Pelita Jaya Sawangan ini diikuti oleh tujuh sekolah dan enam sekolah sepak bola (SSB). Mereka berlaga dalam format setengah kompetisi sesuai dengan kategori masing-masing, sekolah dan SSB. Turnamen ini memperebutkan piala bergilir Pelita Jaya Soccer School.
Pelita Jaya Soccer School meraih dua gelar sekaligur, baik di kompetisi U-11 maupun kompetisi U-13 dalam festival ini untuk kategori SSB. Sementara itu, untuk kategori sekolah, SIS Bonavista meraih tempat pertama di kompetisi U-11 sedangkan posisi juara di kompetisi U-13 diisi oleh Budi Mulia.
Anugerah pemain terbaik untuk kompetisi U-11 diraih oleh Batara dari sekolah Mentari dan Zidan dari SSB Bina Taruna. Sementara untuk kompetisi U-13, gelar pemain terbaik diraih oleh Rizki Marcellino dari Pelita Jaya Soccer School.

Pelatih Arsenal London Puji Tunas Garuda

LONDON - Sebanyak 18 anak Indonesia berusia 14-16 tahun yang tergabung dalam skuad Tunas Garuda sejak Senin, 24 Oktober 2011 mulai berlatih di Arsenal Soccer Camp di Highgate Wood School, Homsey, London, Inggris dan mendapat arahan dari sejumlah pelatih Arsenal Soccer School.

Secara keseluruhan penampilan para pemain Tunas Garuda mendapatkan pujian dari para pelatih Arsenal Junior karena mereka telah memiliki modal dasar sepakbola yang baik. “Good job, Guys. Fantastic. Well done.” Itulah beberapa kata yang selalu diucapkan salah seorang staf pelatih Arsenal School Development saat melatih anak-anak Tunas Garuda. Ben, pelatih dari Sekolah Sepak Bola Arsenal London misalnya, mengaku kagum dan memuji penampilan Tunas Garuda. "Mereka punya modal yang baik. Justru kami yang bermain buruk, terutama babak kedua," kata Ben.

Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum yang menemani mereka mengatakan, pada hari pertama ke 18 anak tersebut langsung melakukan latihan yang di pantau langsung para pelatih Arsenal U 17. “Mereka sangat semangat karena langsung mendapatkan latihan sepakbola profesional dari para pelatih yang berpengalaman, padahal cuaca dibawah 10 derajat celcius,” kata Anas.

Anas mengaku gembira dengan semangat para pemain tunas Garuda yang mampu menyerap semua instruksi pelatih Arsenal yang diberikan kepada mereka. “Pelatih tadi bilang mereka sangat bersemangat berlatih di sini, dan penampilan mereka bagus. Saya sangat gembira melihat hasil latihan anak-anak,” kata Anas.

Laga persahabatan pertama antara Tunas Garuda melawan tim Arsenal U17 digelar Senin, 24 Oktober 2011 pukul 16.00 waktu London. Pada laga di sebuah lapangan sintetis di Market Road itu, anak-anak Tunas Garuda bertanding dengan agresif di tengah cuaca yang sangat dingin.

Karena tidak terbiasa bermain di suhu sedingin itu, juga karena kurang minum air putih dan minim konsumsi gula, energi anak-anak pun cepat terkuras. Beberapa anak kram di tengah laga, yakni gelandang asal Papua, Terens. Owang Priska Puhuri, bek asal Papua, Mariano Orthis Podakan Fahmi, dan Fahmi. Kiper Adek Edo Kurnia Caniago bahkan cedera karena betisnya "dihajar" pemain Arsenal.

Pemain Arsenal yang mencederai Edo juga menjegal engkel gelandang Rendy Refsanyami sehingga ia terpaksa keluar lapangan dan diganti Lukman Naim yang asal Semarang. Meski begitu, Tunas Garuda berhasil membobol gawang Arsenal yang dibesut Nazarul Fahmi, striker asal Aceh yang ikut audisi Tunas Garuda di Medan.

Anak-anak Tunas Garuda memang benar-benar menunjukkan kemampuannya menggocek bola, pasing, dribble, hingga kepiawaian dalam akurasi tendangan ke gawang. "Sudah jauh ke sini, ke Arsenal pula, kami harus bersungguh-sungguh menunjukkan diri," kata Rizal Yuliana Iman Fauzi, gelandang Tunas Garuda yang asal Semarang, Jawa Tengah.

Rizal yang bersekolah di SMA 10 Semarang ini memang bercita-cita menjadi pemain sepak bola profesional. Apa pun akan dilakukan demi menggapai impiannya itu. Hal serupa dikatakan Danang Aji Pangestu, bek Tunas Garuda asal Malang, Jawa Timur. "Harus bersemangat berlatih supaya cita-cita kita tercapai," ujarnya.

Saat bermain small games pun mereka terbilang sangat lincah dan tak mudah kehilangan bola. Meski komunikasi antara pelatih di Arsenal Development School dan pemain Tunas Garuda sempat jadi hambatan. “Saya kok jadi seperti bodoh di sini. Padahal apa yang diperintahkan pelatih itu hanya beda cara penyampaian saja,” kata Noviandy Modouw yang sempat kebingungan dengan instruksi pelatih di sesi small games.

Rencananya laga pertandingan melawan tim Arsenal U15 akan diadakan di Market Road, London, Rabu, 26 Oktober 2011.

"Semoga latihan di Sekolah Sepak Bola Arsenal selama sepekan ini bisa menaikkan motivasi kami untuk bermain bola lebih baik lagi. Kami ingin menjadi pemain profesional," kata Ichsan Kurniawan, striker yang juga kapten Tunas Garuda. Setiap hari selama sepekan, anak anak Tunas Garuda berlatih mulai pukul 10.00 sampai 15.00 waktu setempat. Mereka juga dua kali bertanding, melawan tim Arsenal U17 dan U15

Jadwal Pertandingan AFC U19 Championship

Berikut ini adalah jadwal pertandingan AFC U19 grup G:

#
 
Date
Match
Venue
 
 
 
17
31 October 2011 16:00
INDONESIA-CHINA P.R. MBPJ Stadium
18
31 October 2011 19:30
MACAU-SINGAPORE MBPJ Stadium
35
02 November 2011 16:00
SINGAPORE-AUSTRALIA MBPJ Stadium
36
02 November 2011 19:30
MACAU-INDONESIA MBPJ Stadium
53
04 November 2011 16:00
AUSTRALIA-MACAU MBPJ Stadium
54
04 November 2011 19:30
CHINA P.R.-SINGAPORE MBPJ Stadium
71
06 November 2011 16:00
CHINA P.R.-MACAU MBPJ Stadium
72
06 November 2011 19:30
INDONESIA-AUSTRALIA MBPJ Stadium
89
08 November 2011 16:00
SINGAPORE-INDONESIA MBPJ Stadium
90
08 November 2011 19:30
AUSTRALIA-CHINA P.R. MBPJ Stadium

Tuesday, October 25, 2011

SSB Terang Bangsa Juara Turnamen U-12 PSSI Jateng

image
Semarang, CyberNews. SSB Terang Bangsa akhirnya menjadi juara Turnamen Sepak Bola U-12 yang diselenggarakan Pengprov PSSI Jateng. Di laga puncak, yang berlangsung di Stadion Citarum, Selasa (25/10), skuad arahan Dwi Setiawan mengalahkan Tugu Muda melalui adu penalti.
Dalam 2x15 menit, kedua tim bermain imbang dengan skor kacamata 0-0. Pertandingan dilanjutkan dengan adu penalti. Kiper Terang Bangsa Dendy memiliki andil penting dalam kemenangan timnya. Dia berhasil mengagalkan dua tendangan Tugu Muda, sedangkan satu lagi membentur tiang gawang.
Sementara tiga penendang Terang Bangsa yakni Ferdinand, Reza, dan Fantri melaksanakan tugasnya dengan baik. Tugu Muda hanya mampu melesakkan satu gol lewat tendangan Aang. Pertandingan pun berakhir dengan skor 3-1 bagi kemenangan Terang Bangsa.
"Selain menjadi juara, kemenangan ini sekaligus membalas kekalahan di pertemuan sebelumnya. Dalam Turnamen So Nice, kami kalah 0-2 di semifinal. Kunci kemenangan adalah disiplin dan selalu bersemangat hingga pertandingan usai," kata Dwi Setiawan.
Berkat prestasi yang diraih, Terang Bangsa mendapatkan hadiah uang pembinaan sebesar Rp 5 juta, sedangkan Tugu Muda mendapatkan uang pembinaan Rp 3 juta. Untuk juara tiga yang ditempati Putra Mandiri mendapatkan uang pembinaan Rp 2 juta. Tim <I>fair play<P> dinobatkan kepada Persisac Semarang.
Awalnya partai final antara Terang Bangsa melawan Tugu Muda digelar di Stadion Sri Wedari Solo, Minggu (23/10). Namun terpaksa dibatalkan lantaran stadion banjir karena hujan. Mengingat kedua tim asal Kota Semarang, maka partai final dilaksanakan di Stadion Citarum

Monday, October 24, 2011

Seleksi PSDS Jr Jaring 44 Pemain

LUBUK PAKAM-Panitia seleksi pembentukan tim PSDS Jr kemarin mengumumkan nama-nama pemain yang dinyatakan lolos seleksi tahap kedua yang berlangsung selama tiga hari.
Menurut Ketua Panitia seleksi Juniman bahwa para pemain yang dinyatakan lolos seleksi ini merupakan yang terbaik, baik dilihat dari  kemampuan kontrol bola, fisik yang bugar, motivasi serta disiplin.
“Terpenting hasil seleksi kali ini murni hasil kerja tim pemandu bakat, tanpa ada intevensi dari pihak manapun. Karenanya, pada kesempatan ini saya mengucapkan terima kasih kepada tim pemandu bakat,” bilang Juniman.
Selain itu Juniman juga mengucapkan terima kasih kepada SSB ataupun klub sepak bola yang ada di Deli Serdang karena bersedia mengirimkan pemain terbaiknya untuk mengikuti seleksi.
Bagaimana pun juga ini demi nama baik Deli Serdang. Jadi kami memberikan apresiasi kepada SSB ataupun klub atas partisipasinya selama ini,” bilang Juniman.
Adapun pemain yang dinyatakan lolos seleksi tahap kedua adalah: 1. Dicky Ardiansyah (Persitara Tanah Raja), 2. Riyan Deseka (Putra Utama), 3. Raden Fathahilah Al Karimy (Persega), 4. Arif Darmono (Persega), 5. Setio Purwadi (Bintang 12), 6. Jepry Hasan (Pembaharuan), 7. Dimas Saputra (SSB LPB), 8. M. Fadli (Bayangkara FC), 9. Dimas Saputra (SSB LPB), 10. Rian Hidayah (Surya Utama), 11. M. Chadavy (SSB LPB), 12. Abdi Kuswara (Sidodadi United), 13. Agung Prawiro (SSB Tumpass), 14. Juanda  (SSB LPB), 15. Gusti Sandria (SSB LPB), 16. Hamdan Yasri (Satria Muda),  17. Hardi Ramadhana (AEP FC), 18. Taufik Ashari Hrp (Pembaharuan), 19. Oki Kazuya (Supra Pasifik), 20. M. Aji Akbar (Agtagana FC), 21. Wanda Syaftari (PS. Polres DS), 22. Agung Kurnia Putra (Porsid), 23. Iqbal Triatmaja (Persega), 24. Andi Sastriawan (Persitara L. Batu), 25. Rizki Ramadhan (SSB SPM), 26. Selamat Rahmat R. H (SSB Tumpass), 27.  Mhd. Rezki (SSB LPB), 28. Aga Mahardika (Putra Utama), 29. M. Al Farizi    (PS. Tasbi), 30. Rasyid Siddik (Persega), 31. Ahmad Jasliansyah (PS. Polres DS), 32. Teja Della Batis (Bina Muda FC), 33. M. Ilham Zainy Ginting (Andespa), 34. Agung Surya Wardhana (Lapan FC), 35. Mardian Sari Purba (Karya Muda), 36. M. Gigih Azizi Sipayung (Supra Pasifik), 37. Teguh Wibowo (Karya Muda Leuser), 38. M. Hanafi Koto (Tirtanadi), 39. Irfan Pratama (Gumarang FC), 40. Rosen (Lapan FC), 41. Slamet Riadi (Bintang 12), 42. Dhio Warichka Hartono (Taruna Muda Siantar), 43. Sunandra Utama (Persega), 44. Rafi Ramdani (Persitara L. Batu).

Sumantraji Pimpin ASSBI Sumut

TRIBUN-MEDAN.com MEDAN - Sepak terjang Sumantraji, di dunia pembinaan khususnya usia dini mendapat pengakuan dan atensi besar dari Asosiasi Sekolah Sepak Bola Indonesia (ASSBI). Hal ini terbukti lewat diangkatnya pemilik Akademi Kurnia ini sebagai Ketua Umum Komisariat Daerah (Komda) ASSBI Sumatera Utara.

Hal ini tertuang dalam Surat Keputusan Pengurus Pusat Asosiasi Sekolah Sepak Bola Indonesia (ASSBI) nomor 001/PP-ASSBI-01/X/2011 tertanggal 4 Oktober 2011, menetapkan H Sumantraji SH sebagai Ketua Umum Komisariat Daerah (Komda) ASSBI Sumatera Utara.

Dengan pengangkatan ini, Sumantraji berkewajiban untuk membentuk kepengurusan Komisariat Daerah Sumatera Utara. Atas dasar pengangkatan ini pula, Sumantraji mengajak seluruh SSB yang ada di Sumatera Utara untuk bisa bergabung dalam naungan ASSBI. Tepatnya hari Minggu (6/11) pukul 15.00 WIB mendatang, ia mengundang perwakilan-perwakilan SSB untuk datang ke Star Futsal Jalan Puri 403 B.

"Melalui media, kita mengundang perwakilan-perwakilan SSB yang ada untuk datang ke Star Futsal Jalan Puri 403 B. Dalam kegiatan ini nantinya kita bisa mengenal lebih dekat apa itu ASSBI dqan kegiatan-kegiatannya," undang Sumantraji.

Dalam kesempatan ini, Sumantraji juga menyampaikan bahwa disayangkan di saat marak tumbuhnya SSB, sangat sedikit kegiatan yang arahnya sampai ke tingkat nasional.

"Selama ini  kan kegiatan SSB lebih banyak pada kontent lokal. Sangat jarang yang berlanjut ke tingkat nasional. Kehadiran ASSBi adalah untuk mewadahi hal tersebut. ASSBI akan memutar kompetisi di tiap regional untuk mencari yang terbaik yang akan berlaga di tingkat nasional. Bahkan beberapa waktu lalu para pemain timnas U-16 yang berlaga di Thailand merupakan jebolan ASSBI. Bulan Desember mendatang, rencananya akan diputar kompetisi U-12 dan U-14 di Sumut,"sambung Sumantraji.

ASSBI sendiri merupakan sebuah wadah yang didirikan untuk menyatukan sekolah sepakbola se Indonesia, mengingat semakin banyak dan maraknya kegiatan sepakbola usia dini.

Melihat pertumbuhan sekolah sepakbola yang tinggi, maka ASSBI menilai saat ini kegiatan festival atau kompetisi di tingkat usia dini dinilai masih kurang. Untuk itu ASSBI mencangkan program untuk memutar festival dan kompetisi tersebut yang nantinya menjadi agenda nasional.

Saat ini ASSBI telah berdiri di 8 regional yakni, Jakarta, Banten, Jawa Barat I (Bogor, Depok, Sukabumi, Bekasi), Jawa Barat II (Bandung, Cirebon, Kuningan), Makassar, Surabaya, Papua dan Medan. Dalam struktur kepengurusan ASSBI Pusat duduk Bob Hippy selaku penasehat yang dalam kepengurusan PSSI di daulat sebagai salah satu tim Executive Comitee (EXCO).

99 Putra Indonesia akan Berlatih di Madrid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - 99 pemain sepakbola berbakat Indonesia mendapat beasiswa untuk berkesempatan melakukan pelatihan di Madrid, Spanyol. Beasiswa tersebut diberikan melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI.

Hal tersebut diperoleh dari Program Seleksi Barat (khususnya U-15) yang disebut LIPIO CAMP 2011 menyusul berakhirnya program kejuaraan Liga Pendidikan Indonesia Piala Presiden 2010/2011 yang diselenggarakan panitia nasional Liga Pendidikan Indonesia.

"Pemain ini bersumber dari hasil talent scouting dari Pengcab maupun Pengprov PSSI dan hasil rekapitulasi sistem informasi pemaduan bakat Liga Pendidikan Indonesia," demikian dalam rilis yang diterima Tribunnews.com, Senin (24/10/2011).

Semula, program ini diharap dapat terjaring 132 anak. Namun, setelah melalui komunikasi intensif dan cross check data, akhirnya diperoleh 99 anak.

"Selain mendapat beasiswa pelatihan di Madrid, mereka ditujukan untuk melapis dan mengisi Timnas Indonesi U-15 dan U-16," imbuhnya.

Oleh karenanya LIPIO CAMP 2011 dikelola oleh Dewan Pelatih yang dipimpin langsung Indra Safri selaku Pelatih Kepala timnas U-16, Emral Abus instruktur AFC dan Denny Syamsuddin, pelatih PON Jawa Barat yang memiliki Lisensi A-AFC.

Program tersebut akan dilakukan pada 31 Oktober - 6 November 2011 di Lapangan Buperta, Komplek Bumi Perlkemahan Pramuka Cibubur, Jakarta Timur.

Selain itu, Kemenpora RI juga membantu penyelenggaraan Kursus Pelatih Lisensi D. Kegiatan ini merupakan hasil kerjasama panitia nasional Liga Pendidikan Indonesia bekerjasama dengan Pengurus PSSI Propinsi yang dilakukan pada bulan Oktober-November 2011

Sunday, October 23, 2011

FESTIVAL FKSSB KABUPATEN BOGOR U-15

Bertempat di Lapangan PHB, Minggu 23 Oktober, Team U-15 SSB Kabomania memainkan pertandingan Semi Final Vs. Cibinong Putra di pertandingan ke-2 setelah IPL Rumpin Vs. Gema Citra Matador.
Mengandalkan kolektivitas dan skill individu, Kabomania berusaha mengambil inisiatif penyerangan, tapi ketatnya pertahanan Cibinong Putra dan buruknya penyelesaian akhir, sampai babak pertama usai kedudukan bertahan kaca mata.
Pada babak ke-2 Pelatih mengintruksikan untuk bermain sabar dan berusaha memancing lawan untuk masuk ke garis serang, strategi ini cukup berhasil sehingga irama pertandingan sepenuhnya oleh Kabomania dan puncaknya di tujuh menit sebelum babak ke-2 usai Gilang berhasil mengubah kedudukan mealui kerjasama satu dua sehingga bobolah gawang Cibinong Putra yang di jaga Pras.
Gol ini merupakan gol satu-satunya di pertandingan ini.
Dengan hasil ini Kabomania berhak untuk turun di partai puncak yang akan dilaksanakan pada tgl. 23 Oktober di Stadion Persikabo sekaligus penutupan rangkaian Festival FKSSB
U-9, 11 dan 15.

Kiper SSB Hasanuddin Terbaik 2 Dunia

TRIBUN-TIMUR.COM, - Tim U-12 dari SSB Hasanuddin yang mewakili Indonesia dalam kompetisi Danone Nations Cup 2011 di Madrid, Spanyol, memang hanya mampu menempati peringkat ke-33 di antara 40 negara yang berpartisipasi. Namun, Kurnaim, sang kiper, didaulat sebagai kiper terbaik kedua dalam kompetisi ini setelah kiper tim asal Jepang.

Kurnaim (12) hanya kebobolan 4 gol sepanjang pertandingan DNC 2011 yang berlangsung pada 5-9 Oktober lalu. Prestasi ini tentu memberi bukti bahwa bibit-bibit pemain Indonesia tak kalah berkualitas dibanding negara lain.

"Anak-anak kita tidak berbeda dengan anak-anak negara lain. Secara kualitas, pemain seluruh negara sebenarnya hampir merata. Cuma kami terkendala makanan dan cuaca," kata Pelatih SSB Hasanuddin, Amirullah, dalam keterangan pers di Bellagio, Rabu (12/10/2011).

Tim SSB Hasanuddin Makassar merupakan wakil Indonesia di ajang kompetisi internasional ini setelah menang atas tim dari Aceh dalam kompetisi AQUA-DNC 2011 se-Indonesia sebelumnya. Mereka pun berhak mewakili Indonesia dalam kompetisi dunia yang tahun ini digelar di Stadion Bernabeu, kandang tim sepak bola tersohor Real Madrid.

Danone mencatat permainan anak-anak ini terus meningkat sepanjang perebutan tempat terbaik dari tim-tim peringkat bawah. Tim Indonesia berhasil menahan imbang Perancis 1-1 serta menang 1-0 atas Selandia Baru, 1-0 atas Aljazair, dan 2-1 atas Guatemala.

Bahkan di pertandingan sebelumnya di Grup F, tim Indonesia hanya kalah 0-1 ketika melawan tim kuat Cile dan China. Dengan perolehan ini, Indonesia berada di peringkat ke-33. Permainan dinilai cukup baik meski tak mampu mengulang prestasi perwakilan Indonesia sebelumnya yang mampu mencapai 16 besar.

Para penyerang tim berhasil menyarangkan 7 gol sepanjang pertandingan, salah satunya oleh kapten tim Asnawi. Asnawi sendiri mengaku bahagia mendapat kesempatan untuk bermain di tingkat internasional.

Kota Bandung Gagal Melaju ke Final

Kota Bandung gagal maju ke final, setelah dihadang Kabupaten Subang melalui drama adu penalti yang berakhir 3-4, pada semifinal Kompetisi Sepak Bola Remaja KU-15 Piala Haornas tingkat Jawa Barat, di Lapangan Sepak Bola Gunung Bohong, Kota Cimahi, Minggu (23/10).

Di final yang akan berlangsung Selasa (25/10), Kabupaten Subang akan ditantang Kabupaten Sumedang yang juga menang melalui adu penalti 4-3 atas Kabupaten Bogor.

Meskipun menelan kekalahan, namun Pelatih Kota Bandung, Gengen Ahmad mengaku puas dengan penampilan timnya. Mereka sudah berjuang keras untuk bisa memberikan perlawanan kepada Kabupaten Subang.

"Anak-anak sudah bermain bagus. Pertandingan yang berakhir dengan penalti peluangnya fifty-fifty. Mungkin kita kurang beruntung saja," paparnya kepada wartawan seusai pertandingan

Sementara itu pelatih, Kabupaten Subang, Yudi Heri Adi menyatakan rasa puasnya terhadap kemenangan yang diraih anak asuhnya walaupun melalui drama adu penalti.

"Saya sangat puas dengan kemenangan ini. Dan ini sesuai target. Lawan bermain bagus, tapi anak- anak bisa mengatasi permainan mereka. Kunci kemenangan kami adalah disiplin. Anak-anak juga sudah bermain sesuai instruksi yang diberikan," jelas Yudi.

Pada pertandingan kemarin, Kota Bandung unggul terlebih dahulu setelah di menit 10, Rizky AP berhasil memanfaatkan kemelut di depan gawang kabupaten Subang. Tendangan Rizki pun tak bisa diantisipasi kiper Kabupaten Subang, Ade Chandra.

Setelah ketinggalan satu gol, Kabupaten Subang meningkatkan intensitas penyerangan dan berhasil menyamakan kedudukan lewat gol Gustiana pada menit 38. Babak pertama pun berakhir dengan skor imbang 1-1.

Usai turun minum pertandingan semakin ketat. Serangan silih berganti terus terjadi. Namun kedua tim masih kesulitan mencetak gol. Hingga wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir, skor tidak berubah 1-1.

Pertandingan pun terpaksa dilanjutkan dengan adu penalti. Drama adu penalti dimenangkan Kabupaten Subang yang mampu menghasilkan tiga gol dari 6 kali tendangan penalti. Tendangan penalti tersebut dicetak Dimas, Saeful Hanan, dan M. Rizki. Sedangkan Kota Bandung hanya mampu menghasilkan dua gol dari enam kali kesempatan tendangan di antaranya dari kaki Andre dan Kurnia Nanda. Hasil ini menutup pertandingan untuk kemenangan Kabupaten Subang dengan skor akhir 4-3.

Turnamen U16 ASSBI Pespex Dibuka

Jakarta.ssbindonesia.com. — ASSBI resmi hari Sabtu Siang ini, (22/10) membuka Kompetisi Sepakbola Usia Muda U-16,  sebagai pembuka dalam kompetisi Liga U-16 tersebut adalah Tim SSB ABC Wirayudha yang bermarkas di Lapangan Bola Gongseng melawan Tim SSB Cibinong Putra yang memiliki home basenya di Cibinong Jawa Barat.
Saat wasit meniupkan pluit, sebagai dimulainya pertandingan,  kedua tim saling membuka serangan, anak-anak ABC Wirayudha yang dikomandoi oleh Rahmatulloh no punggung 10 melewati beberapa pemain lawan, sayangnya kekompakan yang belum ditunjukan oleh anak-anak ABC Wirayudha menjadi kendala dalam penyerangan ke daerah lawan,  tetapi anak-anak dari Cibinong Putra membuat serangan  balik, sehingga pada menit ke 33, Mistar gawang yang dijaga Gilang Hartawan jebol oleh kaki dari Bima Nugraha, hasil kerjasama  dengan Asep Maulana penyerang yang lincah dari Cibinong Putra.
Dibabak kedua, anak-anak dari Cibinong Putra tampil  trengginas, sehingga pada menit ke 48, Asep Maulana no punggung 16 menceploskan  bola  kegawang ABC Wirayudha, lagi-lagi Gilang kiper dari ABC Wirayudha mengambil bola dari dalam gawangnya. Walaupun ada pergantian pemain dari ABC Wirayudha  tidak membuat permainan anak-anak ABC Wirayudha berubah, sehingga pada menit ke 69 Tri Idwan yang penampilannya sangat baik ini menambah gol  bagi Cibinong Putra menjadi kedudukan 3-0.
Hingga menit-menit terakhir, anak-anak ABC Wirayudha kehabisan tenaga dan belum  bisa membuat gol ke jala gawang dari Cibinong Putra. Akhirnya pertandingan pertama ini dimenangkan oleh anak-anak Cibinong Putra.
Saat ditemui pelatih dari Cibinong Putra Abdus Sobur sangat senang dengan penampilan anak-anak asuhnya,  karena semua anak-anak disiplin menjaga bola dari lawan, dan semuanya tampil sesuai intruksi pelatih pungkas Sobur dengan bangga.
Kompetisi yang digelar oleh ASSBI hasil kerjasama dengan PESPEX dihadiri oleh Bob Hippy selaku Ketua Komite Pengembangan Sepakbola Usia Muda di PSSI, Nurbudiannto anggota Komite Pengembangan Sepakbola Usia Muda juga Amarta Imron yang didampingi oleh Bahari Siregar dari PESPEX
Kemudian pada permainan kedua yang akan bertanding adalah Tim SSB Tunas Patriot versus Buaran Putra. Sampai saat berita ini diturunkan pertandingan babak kedua baru dimulai.

Hasil Babak Playoff Liga Kompas Gramedia U-14

Jakarta.ssbindonesia.com.—- Bertempat di stadion GOR Ciracas, Minggu Pagi (16/10) digelar beberapa pertandingan dari Liga Kompas Gramedia U-14, semakin seru, dimana klub-klub yang bertanding semakin hari semakin banyak perubahan yang signifikan, karena selalu menampilkan permainan terbaiknya disetiap pertandingan.
Pertandingan Pertama antara Star Shadow versus Bitung jaya, dimenangkan oleh anak-anak Star shadow dengan kemenangan WO, karena pada saat dimulai anak-anak dari Bitung Jaya tidak hadir di lapangan sehingga wasit yang memimpin memutuskan Star shadow menang WO. Kemudian dilanjutkan dengan pertandingan ke Dua antara SSB UMS versus SSB ricky Yacobi dimana SSB Ricky Yacobi menang tipis hanya 0-1 dari anak-anak UMS.
Pada pertandingan ke Tiga, selanjutnya antara Mutiara Cempaka versus Pemuda Jaya, pada pertandingan ke Tiga ini, anak-anak Mutiara Cempaka menang telak 2-0, daan pada pertandingan ke Empat anak-anak ABC Wira Yuda dihajar telak dengan skor 3-7 oleh anak-anak Bintang Muda.
Kemudian diteruskan pertandingan ke Enam, antara anak-anak All Star melawan Indonesia Muda Utara, yang dimenangkan oleh anak-anak All Star dengan tipis, hanya menang 1-0 atas anak-anak dari Indonesia Muda Utara.
dan pada pertandingan ke Tujuh, anak-anak SSB GARECS versus SSB Andilala, yang akhirnya hanya berbagi angka yakni dengan skor 2-2.
Coach Taufik sebelum  meninggalkan Stadion GOR Ciracas, mengomentari dari pengamatan langsungnya, dikatakannya, ” Bahwa anak-anak sudah bermain maksimal dan dari setiap pertandingan saya selalu mencatat setiap anak-anak yang bermain bagus, tentu akan saya bawa kelevel yang lebih tinggi atau tingkst nasional,  kata Coach Taufik yang membidangi Pengembangan Sepakbola Usia Muda/Usia Dini di PSSI.

Bob Hippy Tandatangani Komitmen Dukungan Untuk ASSBI

Jakarta.ssbindonesia.com. —- Persepakbolaan Indonesia selama ini pembinaannya selalu tertuju kepada pemain-pemain yang  usianya sudah masuk katagori senior terlebih para pengurus baik ditingkat provinsi dan pengurus cabang tidak fokus  terhadap pembinaan dan pengembangan sepakbola usia muda  padahal bibit –  bibit pemain sangat penting dalam menyaring pemain-pemain berbakat yang didapat dari level  grassrot, dan hal  ini tidak disadari oleh pengurus PSSI yang lama terlebih dalam menyarinng pemain-pemain nasional tidak merata disemua provinsi, dan hal ini menjadi salah satu alasan PSSI khususnya Komite Pengembangan Sepakbola  Usia Muda akan memberikan pelatihan kepada pelatih yang persepakbolaanya belum maju, seperti Jambi dan Bengkulu serta dari Timur Indonesia. Dan PSSI mendatangkan Bert Pentury Kepala Pelatih yang berlicensi A UEFA KNVB dan hal ini patut mendapat acungan jempol dari para pencinta dan pelaku sepakbola  di Indonesia.
Dibawa ketua komite Bob Hippy yang mengomandoi di pengembangan sepakbola usia muda PSSI sekarang  lebih greget dan konsisten dalam memajukan persepakbolaan nasional khususnya di pembinaan usia muda.
Di acara Pembukaan kompetisi Liga U-16 ASSBI dan PESPEX ini,  Bob Hippy menandatangi Commitment Support kepada ASSBI dalam konteksnya yang telah mengembangkan sepakbola Usia Muda beberapa tahun ini, dimana hasilnya telah dirasakan oleh seluruh insan sepakbola khususnya SSB – SSB yang ada di  tanah air. disela sela acara juga Bob Hippy dan Nurbudianto memberikan cendera mata berupa sertifikat kepada para pemain Timnas U-16 yang berpartisipasi dalam kejuaraan AFC di Thailand.
Saat ditanya oleh wartawan ssbindonesia.com,  Bob Hippy sangat senang melihat pertandingan yang disuguhkan oleh anak-anak Tunas Patriot yang melawan Buaran Putra yang berkesudahan 4-4, komentarnya kelak saat mereka menginjak usia U-19 tahun, permainan mereka akan baik karena saat ini tehnik dan skillnya sudah cukup lumayan bagus, saya yakin kedepannya mereka akan menjadi pemain Timnas Indonesia mendatang, dan saya sangat mengapresiasi kerja keras dari ASSBI dan PESPEX yang tidak kenal lelah dalam memajukan persepakbolaan di tanah air, khususnya di pengembangan sepakbola usia muda ujar pria yang merupakan mantan pemain timnas era 70 an ini

SSB Putra Sungai Tawar Juara

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Tim Sekolah Sepak Bola (SSB), Putra Sungai Tawar (PST) keluar sebagai juara pada turnamen antara SSB sekota Palembang dalam rangka HUT ke-1 PST di Stadion Kamboja Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (23/10).

Juara kedua kedua direbut Putra Sukma Kenten, juara ketiga Indonesia Muda, dan juara keempat Persemal.

Menurut Ketua Panitia, Erwin, turnamen ini selain sebagai hiburan untuk anak-anak penggemar sepak bola juga ajang pencarian bibit sepak bola di Sumsel khususnya, di Kota Palembang.

Friday, October 21, 2011

Cintai Sepakbola Sejak Kecil

NAZARUL Fahmi (15), kini mulai merenda masa depannya sebagai pemain sepakbola. Sebagai anggota skuad tim Tunas Muda Garuda, putra kelima pasangan H Safwandi dan Hj Hadisah, warga Desa Dayah Mesjid, Kutablang, Bireuen ini berkesempatan mencicipi atmosfir sepakbola Eropa dengan berlatih di klub tenar Arsenal. Itu artinya, pemain jebolan SSB Bijeh Mata tersebut kian dekat dengan cita-citanya menjadi pemain sepakbola.

Sepakbola tampaknya sudah ‘mendarah daging’ di tubuh siswa kelas dua SMAN 2 Peusangan ini. Seperti dituturkan Hj Hadisah, ibu Nazarul Fahmi kepada Serambi, Kamis (13/10), putra kelimanya itu sejak kecil sangat cinta dengan sepakbola.

“Lam lampoh u, boh leupieng pih jeut keu bola jieh, saking gal,k jieh (dalam kebun kelapa, buah kelapa yang digigit tupai pun jadi bola bagi dia, saking sukanya dia pada bola-red),” kenang sang bunda dengan mata berkaca-kaca.

Hadisah menceritakan, baru-baru ini dia ditelpon oleh Pelatih tim Tunas Garuda, Rully Nere. Mantan pemain Timnas Indonesia era 1990-an itu kepada Hadisah mengatakan, Nazarul Fahmi memiliki kelebihan, di antaranya lari sangat kencang dan punya kaki emas. Hadisah sendiri mengaku tidak tahu apa maksudnya kaki emas.

“saat itu, Rully Nere juga mengabarkan kalau Nazarul akan berangkat ke Arsenal, Inggris bersama 17 pemain Tunas Garuda Muda lainnya pada tanggal 20 Oktober 2011 mendatang. Saya diminta oleh Rully Nere untuk ke Jakarta, saya jawab insya Allah,” beber Hadisah.

Hadisah berharap, masyarakat Aceh mau mendoakan agar anaknya diberi kesehatan dan selalu dalam lindungan Allah SWT, serta bisa tampil maksimal selama berlatih di Arsenal. Selama berada dua pekan di negara asal David Beckham itu, Nazarul dan pemain Tunas Garuda lainnya juga dijadwalkan menonton langsung pertandingan Liga Inggris antara Arsenal melawan Stoke City di Emirates Stadium, London.

“Untuk kelanjutannya, saya dapat kabar kalau menang di Inggris, tim Tunas Garuda dengan salah satunya anak saya akan tinggal di Inggris selama 3 tahun. Kabarnya di Jakarta ada Sekolah Sepakbola Indonesia (SSI), kemungkinan 18 anak anggota tim Tunas Garuda termasuk Nazarul Fahmi akan disekolahkan di SSI itu. Kami keluarga berharap seperti itu,” harap Hadisah

Thursday, October 20, 2011

Isaac Cuenca Pemain Binaan ke 18 yang Direkrut Guardiola

Isaac Cuenca menjadi pemain ke 18 yang berasal dari akademi Barca untuk bermain dalam "the first team" sejak ditangani Pep Guardiola. Busquets, Thiago dan Fontàs adalah 3 yang paling sukses sekarang.

Isaac Cuenca is the 18th home grown player to make his debut under Guardiola

Ke 18 pemain
JUGADOR TEMP. COMP.
Sergio B.08/09League
Thiago08/09League
Xavi Torres08/09League
Muniesa08/09League
Botía08/09League
Abraham08/09Cup
Fontàs09/10League
Dos Santos09/10Cup
Gai09/10Cup
J. Soriano09/10Cup
Bartra09/10League
O. Romeu10/11Supercup
S. Gómez10/11Supercup
Miño10/11Supercup
Nolito10/11League
Montoya10/11League
S. Roberto10/11Cup
I. Cuenca11/12Champions
Antara debut Sergio Busquets’ di minggu ke dua musim 2008/09 dan penampilan Isaac Cuenca pada hari rabu malam, Pep Guardiola telah memberi kesempatan pada 16 pemain binaan lain dalam "the first team". Beberapa tetap tinggal, yang lain dalam cadangan dan yang lainnya lagi pindah mengejar karir pada klub lain.

Tiga dalam skuad tim utama
Sergio Busquets adalah pemain binaan pertama yang membuat debut dengan Guardiola, pada September 13th 2008 dan telah menjadi midfielders terbaik. Thiago Alcántara membuat debutnya dalam musim yang sama dan perkembangannya masih berlanjut sampai dia resmi menjadi anggota skuad tim utama, bersama  Andreu Fontàs, yang telah memberikan tempatnya musim lalul. 

Sembilan masih tersisa di tim B
2010-11-10_PARTIDO_41.JPGPep Guardiola secara rutin memanggil pemain tim B untuk berlatih bersama tim utama dan dia juga memberikan berbagai kesempatan untuk mereka menunjukkan kemampuannya.Isaac Cuenca adalah yang terakhir dari daftar pemain yang masih bersama tim B dan telah bermain untuk tim utama - Muniesa, Dos Santos, Bartra, Soriano, Sergi Roberto, Montoya, Miño and Sergi Gómez.

Enam telah pergi 
Enam pemain telah pindah ke klub lain - Botía (Sporting), Abraham (Alcorcón), Xavi Torres (Llevant), Gai (Manchester City), Nolito (Benfica) and Oriol Romeu (Chelsea). Oriol Romeu membuat debutnya di Champions League melawan Genk.

Wednesday, October 19, 2011

Gubah FS Jemput Bola ke Panti Asuhan


DALAM rangka bentuk komitmen sosial, manajemen Gunung Bahagia Football School (Gubah FS) Balikpapan  melakukan pembinaan sepak bola kepada anak-anak usia dini di Balikpapan. Selain itu, manajemen Gubah FS cukup peduli terhadap lingkungan sekitar sekolah di kawasan Gunung Bahagia, Balikpapan Selatan, mengemas program pencarian bakat dengan metode jemput bola.
Seperti pada Minggu (16/10) kemarin, manajemen Gubah FS terdiri dari Pembina, Kepala Sekolah, Wakil Kepsek, pengurus, pelatih juga Ketua Komite Sekolah mengunjungi Panti Asuhan As-Shakinah yang berada tidak jauh dari Lapangan Sepak Bola Mini RSS Gunung Bahagia, Balikpapan Selatan--tempat berlatih siswa Gubah FS.
Menurut Pembina Gubah FS, H Ilman Nafian, kunjungan ke panti asuhan ini dimaksudkan sebagai upaya jemput bola pencarian bakat. Manajemen Gubah FS memberi kesempatan kepada anak-anak panti atau pun anak-anak tidak mampu yang gemar sepak bola dapat bersekolah di Gubah FS.
“Siapa tahu merekalah calon-calon pemain andal Balikpapan masa depan. Mereka semua akan kami fasilitasi untuk berlatih di Gubah FS hingga mereka lulus kelak,” tegas Ilman.
Selain itu, Ilman bersama manajemen Gubah FS senang dan tidak menyangka. Ternyata, di Panti Asuhan As-Shakinah banyak anak-anak yang gemar bermain bola. “Tawaran kami ini disambut hangat oleh pimpinan panti,” terang bos Luwai Garment Balikpapan ini.
Manajemen Gubah FS diwakili Untung (wakil kepsek) didampingi Syamsul (ketua komite sekolah) menyerahkan formulir pendaftaran serta beberapa bola kaki, bola futsal, bola basket, dan bola voli serta dana pembinaan kepada pimpinan panti.
Ke depannya, kata Ilman, upaya pencarian bakat dengan metode jemput bola akan terus dilakukan Gubah FS dengan sasaran yang berbeda-beda. “Mereka yang tak mampu bisa mendapat kesempatan sama untuk bersekolah sepak bola, dan Gubah FS siap membina,” kata Ilman sambil menambahkan, Gubah FS akan grand opening Minggu (23/10) nanti. Sebenarnya Gubah FS telah melakukan kegiatan sejak Maret 2011 lalu.

Thursday, October 13, 2011

Inilah Tim Elite Ligana U-12

Perkembangan sepakbola usia muda di tanah air semakin terasa sangat signifikan perkembangannya, dikarenakan dari berbagai pihak, seperti pemerintah, perusahaan, lembaga-lembaga pendidikan telah mengakomodir dan mengapresiasi perkembangan sepakbola usia muda (usia dini), dengan banyak berdiri SSB – SSB di Indonesia juga kompetisi-kompetisi yang diselenggarakan.
Tak terkecuali, mantan pemain Persija tahun 70an, Coach Taufik membangun sebuah wadah persepakbolaan usia muda (usia dini), wadah tersebut bernama ASSBI ( asosiasi sekolah sepakbola Indonesia) yang dalam perjalannanya ASSBI telah merangkul sebanyak kurang lebih 300 an SSB yang tersebar di tanah air.
Sudah tak terhitung kompetisi-kompetisi yang sudah digelar oleh ASSBI, mulai dari U-10, U-12, U-14 dan U-16 tahun, hal ini untuk menjaring pemain-pemain berbakat dan penuh talenta yang nantinya untuk menjadi pemain tim nasional Indonesia yang akan datang.
Dari pembinaan yang sudah dilakukan, Coach Taufik membentuk Tim Elite Ligana U-12 ASSBI, dan nama-nama pemain semuanya berasal dari SSB yang mengikuti kompetisi Ligana U-12 yang diadakan oleh ASSBI.
Inilah Tim Elite Ligana U-12 versi ASSBI (asosiasi sekolah sepakbola Indonesia) besutan dari Coach Taufik.
Nama                                                       SSB
Denny Setiawan                                    Bara Mega
Muhammad Rizki Rifaldy                         Bara Mega
Naufal Andika Henanda                           Benteng Muda
Alif Fahreza                                          Benteng Muda
Muahmmad Baihaqi                                GOR Ragunan
Rusdi Suwarno                                      GOR Ragunan
Faris Naufal                                          GOR Ragunan
Muhammad Agus Anwar                         Indonesia Muda Utara
Ramadhani Syah Putra                            Indonesia Muda Utara
Tri Wibowo                                          Jakarta North City
Nandi                                                  Jakarta North City
Ahmad Raihan                                                Jakarta North City
Agung Permana                                     Jakarta North City
Rahmat Hidayat                                    Laskar Muda
Ferdy Ali Alfarisy                                    Mutiara Cempaka
Fichri Fatur Rahman                               Mutiara Cempaka
Randi Himawan                                     Mutiara Cempaka
Muhammad Firli                                     Pelita Jaya
Idris Maulana                                        Pelita Jaya
Muhammad Abduh                                 Pelita Jaya
Fadel Ramadhan Pamungkas                             Pelita Jaya
Gilang Nanda Prakoso                                      Persigawa
Muhammad Maulana Yusuf                      Persigawa
Ade Ismail Waluyo                                 Persigawa
Riski Fajar Saputra                                 Pespex
Herudin                                                Pespex
Muhammad Ihza Fachriansyah                 Pespex
Muhammad Agus Saputra                       Pespex
Muhammad Farista Ari Widyartanto           Pespex
Juan Alzha Rivaldy                                 Putra Agung
Adli Jirhan Abdillah                                 Putra Agung
Muhammad Thoriq Dikiansyah                 Putra Agung
Kemal Arishy Salim                                Sparta
Aditia Gigis Hermawan                            Sparta
Muhammad Fatih Gajali                          Sparta
Alexander Gianni Louis                            SSI Arsenal
Arif Satrio                                             SSI Arsenal
Nicholas Yohanes Pambudi                      SSI Arsenal
Fiorentino Gabrielo Samuely Sumampou    SSI Arsenal
Hisyam Abdussalam Sjahbandi                 Two Touch
Haykal Abdul Adil Sjahbandi                     Two Touch
Andrean Dinda Pratama                             Two Touch
Nama-nama tersebut kata Coach Taufik adalah nama yang sudah lolos seleksi, mereka dipanggil dan masuk Tim Elite Ligana U-12 karena telah menampilkan permainan terbaiknya, dan kemampuan mereka ungkap Coach Taufik diatas rata-rata, serta mereka memiliki disiplin dalam permainan, memiliki semangat dan kerja keras di lapangan ujar Coach Taufik

Timo Jadi Direktur Pembinaan Usia Dini PSSI

Bola.net - Mengundurkan diri dari Persema Malang, tak membuat Timo Scheunemann bisa berleha-leha. Sejak Rabu (12/10), pelatih pemegang Lisensi A UEFA itu resmi diangkat menjadi Direktur Pembinaan Usia Muda PSSI.

"Semoga, hal ini bisa menjadi titik awal pembinaan pemain muda secara sistematis," ungkap Timo, melalui pesan singkat ke Bola.net.

Dengan diangkatnya Timo, maka pria berkewarganegaraan Jerman kini memiliki tanggung jawab untuk membentuk kurikulum dan mengawasi jalannya tujuh akademi Garuda, yang rencananya akan didirikan di enam kota di Indonesia. "Enam kota yang akan didirikan Akademi Garuda ini adalah Padang, Bandung, Kediri/Malang, Ambon/Makassar, Balikpapan dan Jayapura," papar Timo.

Selain itu, pelatih kelahiran Pare Kediri ini juga menyusun dan melakukan pengawasan terhadap sistem pencarian bakat. Sebagai titik awalnya, tambah Timo, akan ada tiga orang pemandu bakat di tiap Akademi Garuda. Tak kalah penting, Timo juga bertugas untuk menyusun sistem kompetisi yang akan digunakan sebagai standar kompetisi kelompok umur di daerah-daerah.

Bagi Timo, urusan pembinaan bukanlah sesuatu hal yang baru. Dia sebelumnya sudah sempat membuktikan sentuhan tangan dinginnya dengan memoles para pesepakbola remaja melalui Akademi Malang FC, yang didirikannya. Pelatih kelahiran 29 November 1973 ini juga merupakan pendiri Liga untuk pemain U14 dan U18 se Malang Raya. Selain itu, dia juga sempat beberapa kali menulis buku mengenai teknik sepak bola.

Tubuh Kecil Membawanya Terbang ke Milan

SURABAYA – Tubuhnya kecil, tinggi hanya 138 cm, kurus, beratnya tak lebih dari 28 kg, hitam kulitnya. Namun keseriusannya dalam berlatih sepak bola membuatnya terpilih sebagai satu-satunya anak berbakat dari Surabaya untuk terbang ke markas besar AC Milan di Camp Nou, Milan, Italia, untuk berlatih sepak bola. Ya, Sofyar Satrio Utomo, 12 tahun, adalah satu dari 18 anak Indonesia yang akan terbang ke Milan Junior Camp, Italia awal November mendatang.
“Aku siswa paling kecil di Milan Junior Camp. Gak papa, mungkin kecil inilah kelebihanku,” ujar putra kedua dari tiga bersaudara pasangan Fandi Utomo dan Lucy Dyah Hendrawati Rusli tersebut. “Karena itu, aku mengidolakan Robinho (Robson de Souza, penyerang AC Milan Red.). Ya.. karena aku dan dia sama-sama kecilnya, dan sama-sama hitamnya,” ujarnya terkekeh, menertawakan diri sendiri, ketika ditemui di kediamannya di kawasan Gayungsari, Surabaya Selatan, Selasa (11/10) petang.
Rio, begitu dia dipanggil, bukanlah jebolan siswa sekolah sepak bola (SSB). Keberhasilan gemilang di usianya yang masih belia, diperolehnya dari hobi olah raga berebut bola kulit bundar itu dan giatnya berlatih. “Dulu, waktu masih SD, aku pernah diikutkan mama di SSB di Dolog, tapi cuma beberapa kali latihan. Soalnya menurutku, latihan di SSB nggak serius. Banyak bercandanya,” ujar pelajar kelas VII di SMP Negeri 3 Praban, Surabaya tersebut.
Namun rupanya, keseriusan berlatih membawa berkah bagi Rio. “Waktu SD, aku terus berlatih sepak bola. Dan guru-guruku sepertinya faham, bahwa mungkin memang di sinilah bakatku,” ujar alumnus SD Al Hikmah itu
Tuhan tahu, tapi menunggu, itulah pepatah dari filsuf Leo Tolstoy. Secara tidak sengaja, Juni 2011 lalu, ketika Rio senggang setelah menjalani Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN), dirinya tidak sengaja membuka majalah anak-anak milik Bram, adik kandungnya. Dan di majalah tersebut terdapat iklan tentang seleksi pemain sepak bola anak-anak untuk dilatih di Milan Junior Camp, Italia. Iseng-iseng, Rio mendaftar.
“Sebelumnya aku tanya ke papa. Boleh enggak aku ikut seleksi Milan Junior Camp. Papa bilang boleh, tapi kata papa, kok mendadak sekali,” ujar penggemar berat susu, nasi goreng dan ayam goreng tersebut. Akhirnya, pertengahan Juni lalu, Rio lolos sebagai salah satu nominator peserta didik AC Milan Junior Camp asal Indonesia. Asal tahu saja bahwa ada 10.000 pelamar dari seluruh Indonesia, kemudian diseleksi dan hanya lolos 18 peserta.
Kemudian, selama dua pekan pada Juni 2011 lalu, Rio dan 74 orang anak lainnya diisolasi di Hotel Ina Bali Beach, Sanur, Bali, untuk menjalani seleksi. Dari 75 orang yang lolos seleksi pra kualifikasi, terpilih 26 orang, untuk menjalani karantina di Hotel Atlit Century Park, Jakarta, sejak 2 September 2011 lalu. “Sedih juga sih, orang-orang masih merayakan lebaran, aku sudah harus berangkat seleksi ke Jakarta. Besoknya, aku udah harus latihan, latihan dan latihan,” ujarnya polos, walaupun terkesan hiperbolik, khas anak-anak.
Nah, sepulang dari Jakarta, peserta AC Milan Junior Camp, yang dipastikan berangkat ke Milan sebanyak 18 orang, Rio salah satu diantaranya. Kebetulan, selama di camp, Rio menginap satu kamar dengan Syaputra, 14, anak tukang cuci asal Palembang, yang juga terpilih untuk berangkat ke Milan (diberitakan di Surabaya Post, 10/10).
Dan satu hal yang yang paling berkesan baginya adalah, Rio mendapatkan bola sepak bermerek Adidas dari Milan, yang ditandatangani langsung oleh pelatihnya yang sempat datang ke Jakarta, bernama Coach Alesandro. Kegiatan Rio kini berlatih dan berlatih. Pelatih Rio adalah Ahmad Slamet, mantan penyerang Persebaya, yang menggembleng Rio tiga kali seminggu. Bravo Rio. Proficiat ya!

Tuesday, October 11, 2011

Liga Pendidikan Depok Dimulai

DEPOK, KOMPAS.com - Liga Pendidikan Indonesia (LPI) tingkat Kota Depok tahun 2011 mulai berlangsung Jumat (7/10/2011) di Stadion Mahakam, Jalan Rasamala Depok II Timur, Kelurahan Tirtajaya, Kecamatan Sukmajaya.

Liga Pendidikan ini dikuti 23 SMP dan 23 SMA se-Kota Depok yang memperebutkan piala bergilir LPI. Pembukaam acara ini ditandai dengan tendangan bola pertama dimulainya pertandingan oleh Wali Kota Depok, Nur Mahmudi Isma"il Jumat sore.
Nur dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini digelar untuk mengasah ketangkasan dan sportifitas siswa di bidang sepak bola. Dia berpesan agar liga tersebut tidak menggangu prestasi belajar di sekolah. Namun dia mengharapkan LPI dapat memacu dan mengingkatkan prestasi olahraga.
Sebelum pertandingan dimulai, Nur menyampaikan selamat bertanding kepada seluruh peserta LPI. Selain Nur Mahmudi Isma'il, pembukaan LPI Kepala Dinas Pendidikan Asep Rahmat, Kepala Dinas Pemuda Olahraga seni dan Budaya Asep Roswanda, dan seluruh peserta LPI. Informasi ini diterima Kompas dari Kepala Bagian Humas dan Protokol Kota Depok Hani Hamidah.

Dhimas Prajad Dkk Banjir Bonus

KEMERIAHAN sambutan yang diberikan Ultrasmania ini tak lepas dari minimnya prestasi sepakbola Kota Gresik dalam satu dasawarsa belakangan. Terakhir, publik Kota Gresik merayakan pesta juara ketika tim legendaris Petrokimia Putra menjadi juara Liga Indonesia musim 2001/2002 silam.

"Semoga kesuksesan SMPN 3 menjadi juara bisa menjadi momentum dan menular ke team profesional Gresik United (GU) khususnya dan kebangkitan sepakbola Gresik," kata Koordinator Suporter Ultrasmania Junaidi.
Prestasi Dhimas Prajad dkk mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Diantaranya Pengprov PSSI Jatim yang langsung mengguyur bonus sebesar Rp 10 juta. Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik memberikan beasiswa masing-masing Rp 800 ribu kepada seluruh pemain.

Tak ketinggalan pula istri Bupati Gresik Maria Ulfah Sambari Halim Rudianto memberi bonus senilai Rp 25 juta kepada tim yang diasuh oleh Adik Mulyo itu. Sebelumnya, selain memboyong Piala Presiden, SMPN 3 juga menerima imbal prestasi dalam bentuk  uang sebesar Rp 100 juta.
"Jumlah bonus yang kami berikan tidak seberapa besar, tetapi ini bentuk PSSI Jatim menghargai perjuangan SMPN 3 Gresik di ajang LPI 2011,"kata Anggota Biro Kompetisi Pengprov PSSI Jatim Rosyid Madani  saat ikut menyambut para pemain dan offisial SMPN 3 Gresik di Bandara Juanda.

Seperti diketahui, SMPN 3 Gresik berhasil menjadi juara LPI 2011 setelah di partai puncak mengandaskan SMPN 4 Semarang dengan skor tipis 2-1, di Stadion Siliwangi Bandung, Rabu (28/9). Dua gol kemenangan tim ini diborong oleh Dhimas Prajad.

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik Moch. Qosim yang turut dalam rombongan arak-arakan berharap agar dalam even LPI berikutnya tim Gresik tetap bisa menjadi juara. "SMPN 3 menjadi juara tidak lepas dari dukungan dan doa masyarakat Gresik. Mudah-mudahan ke depan Gresik kembali bisa menjuarai LPI seperti yang dialami SMP 3," ujarnya.

Monday, October 10, 2011

SSB Real Madrid Butuh Anggaran Rp 850 Juta Per Tahun

TRIBUNNEWS.COM, SAMARINDA - Rencana pendirian Sekolah Sepakbola (SSB) Real Madrid di Samarinda dipastikan awal Januari 2012.
Untuk menjalankan kegiatan SSB Real Madrid dengan jumlah siswa 200 anak hanya dibutuhkan Rp 850 juta setiap tahunnya.
Demikian diungkapkan Sekretaris Yayasan Pengembangan Sekolah Sosial Internasional Ainul Rida, Senin (10/10/2011). Ia telah memperhitungkan kebutuhan anggaran selama setahun.
"Kita sudah ada hitungan-hitungannya, setahun itu sekitar Rp 600 juta untuk 100 siswa. Kalau 200 siswa kita perkirakan sampai Rp 850 juta. Itu semua kebutuhan siswanya," kata Ainul, Senin (10/10/2011).
Menurut dia, anggaran tersebut bisa diperoleh dari sumber perusahaan internasional seperti PKT Bontang, PT Badak, PT KPC, dan Total terkait anggaran Corporate Social Resposibilty (CSR).
"Jadi dananya itu dari CSR. Karena Yayasan Real Madrid mengelola dana CSR dari perusahaan-perusahaan internasional," tuturnya.
Rencananya, Direktur Yayasan Real Madrid dari Spanyol Jimmenes Roncal Rossa didampingi Nicholas Falo akan datang ke Kaltim.
"Jadi kedatangan saya untuk mengecek persiapan survei dari Direktur Yayasan Real Madrid," ujar Ainul.

SSB Patriot Gelar SSF U-12

MEDAN - Sekolah Sepakbola (SSB) Patriot Medan kembali menggelar Super Seri Festival (SFF) U-12 yang akan berlangsung di Lapangan Jl Air Bersih Medan, 5-13 November mendatang.

Kompetisi sepakbola usia dini yang sudah memasuki tahun kelima itu, akan diikuti sejumlah SSB di Kota Medan yang telah terdaftar sebagai anggota Pengcab PSSI Medan. Setiap SSB diperbolehkan mendaftarkan lebih dari satu tim atau maksimal tiga tim.

“Event ini sebagai wujud komitmen SSB Patriot dalam mendukung pembinaan sepakbola usia dini di Kota Medan. Kita menyadari tanpa adanya kompetisi akan sulit melakukan pembinaan yang lebih baik,” ujar Ketua Umum SSB Patriot, Hendra DS, didampingi Sekretaris Panitia, Jonny Ramadhan Silalahi, baru-baru ini.

Selain itu, lanjut Hendra, SFF juga dimaksudkan sebagai ajang pemanasan bagi SSB yang ada di Kota Medan sebelum menghadapi Kejuaraan Nasional U-13 pada 2012 mendatang. Untuk itu, diharapkan semua SSB di kota ini dapat berpartisipasi.

“Setelah mengikuti event ini, tim pelatih setiap SSB tentunya dapat segera membentuk tim U-13 bayangan yang bisa dipersiapkan lebih dini dalam menghadapi Kejurnas 2012. Dengan waktu persiapan yang cukup, tentu hasilnya akan berbeda dibanding tim yang dibentuk dadakan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Hendra mengatakan selain telah mendapat restu Pengcab PSSI Medan, event yang menyediakan hadiah total puluhan juta rupiah itu juga mendapat dukungan penuh KONI Kota Medan di bawah pimpinan Drs H Zulhifzi Lubis.

Sekretaris Panitia, Jonny Ramdhan Silalahi, menambahkan pendaftaran peserta SFF 2011 dimulai mulai Senin ini di Lapangan SSB Patriot Jl Air Bersih Medan atau dengan menghubungi 0813 7637 3421/0852 9641 4112/0812 6547 2454.

“Pendaftaran peserta kita tutup pada 25 Oktober. Untuk screening berkas pemain dilakukan pada 23 dan 30 Oktober, sedangkan technical meeting berlangsung 31 Oktober nanti,” ucap Redaktur Olahraga Waspada itu.

Ditambahkan Jonny, selain tim juara I-IV, panitia juga akan memberi penghargaan kepada pemain yang berhasil mencetak gol terbanyak (top skor) sebagai bentuk motivasi kepada pemain bersangkutan

18 Pesepak Bola Muda Siap Berlatih di Arsenal

JAKARTA, KOMPAS.com — 18 pesepak bola muda pilihan National Camp Tunas Garuda di Sekolah Sepak bola Indonesia (SSI) siap menjajal kerasnya berlatih di klub elite Liga Inggris, Arsenal, mulai 23 Oktober mendatang.

Mereka merupakan hasil seleksi dari ribuan pesepak bola muda usia 14-16 tahun dari sembilan kota, yaitu Bandung, Makassar, Palembang, Semarang, Malang, Medan, Papua, Balikpapan, dan Jakarta. Para pesepak bola muda tersebut akan dilatih oleh para pelatih berpengalaman dari Arsenal selama dua minggu.
Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum, Jumat (7/10/2011) malam dalam siaran persnya yang diterima Kompas.com pada Sabtu (8/10/2011) mengatakan, 18 pemain muda tersebut bukan hanya mendapatkan pelatihan umum sepak bola, melainkan latihan kerja sama tim dan peningkatan kapasitas individual.
"Kita ketahui Arsenal merupakan gudangnya pemain muda yang disegani di Eropa di bawah tangan dingin sang manajer Arsene Wenger. Kami harapkan para pemain muda Tunas Garuda juga bisa seperti mereka," kata Anas.
Selain melakukan latih tanding, para Tunas Garuda Muda tersebut juga akan melihat langsung pertandingan Liga Inggris antara Arsenal dan Stoke City di Emirat Stadion, London.
"Dengan melihat secara langsung, ini diharapkan mereka bisa mengetahui secara jelas bagaimana teknik bermain bola dengan kerja sama tim yang kompak," kata Anas.
Daftar 18 Tunas Garuda Muda yang akan berangkat ke Arsenal, London:
Bandung: Febri Hariyadi, Fajar Nur Hakim
Palembang: Rangga Pratama, Rendy Refsanyami, Ichsan Kurniawa
Jayapura: Mariano Orthis Podakan Urpon, Yunus Noviandi Modouw, Terens Owang, Priska Puhiri, Frengky Pare Kogoy
Malang: Danang Aji Pangestu
Semarang: Rizal Yulian Iman Fauzi, Dani Raharjanto, Luqman Naim, Andre Putra Wibowo
Medan: M. Bayu Kurniawan, Nazarul Fahmi,Yoga Kusnanda
Jakarta: Adek Edo Kurnia Chaniago

Friday, October 7, 2011

Bakrie Akan Membawa Pemain Indonesia ke Brisbane Roar

Messi + Tevez vs Maradona + Crespo

Messi + Tevez vs Maradona + Crespo dalam pertandingan Tennis Football. Pertunjukan gila teknik juggling & heading tingkat tinggi.

Tim NAD Paraguay Dijadwalkan Kembali ke Tanah Air

Bola.net - 18 pemain muda asal Aceh yang berguru di Paraguay selama tiga tahun, dijadwalkan kembali ke tanah air, awal November 2011.

"Kalau tidak ada perubahan, maka 'timnas' Aceh itu tiba di Tanah Air awal November 2011, sementara akhir kontrak pendidikan dan pelatihan di Paraguay, Desember 2011," kata Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Aceh, Nuzuli AR.

Ia menyebutkan, sebanyak 18 pemain sepak bola remaja yang menetap selama tiga tahun di Paraguay itu akan ditampung dalam satu tim di Aceh. Selama masa kontrak belum habis (Desember 2011), maka anak-anak tetap dalam pengawasan pelatih dari Paraguay.

"Artinya, meski mereka sudah tiba di Aceh namun untuk satu bulan tetap di bawah pengawasan pelatih asal Paraguay sambil menunggu habis masa kontrak dengan Paraguay," tambahnya.

Nuzuli juga menjelaskan, pihaknya telah mewacanakan untuk mempertemukan "Timnas" Aceh itu dengan dua kesebelasan tangguh dalam dan luar negeri lainnya pada sebuah pertandingan yang akan digelar di Kota Banda Aceh, namun, dirinya akan berkonsultasi terlebih dahulu dengan Ketum PSSI, Djohar Arifin.

"Kita sudah mewacanakan untuk melakukan ujicoba melalui pertandingan 'segi tiga' dengan mengundang klub papan atas nasional maupun luar negeri," jelasnya.

"Kami ingin memperlihatkan langsung kemampuan anak-anak yang sudah tiga tahun berguru di Paraguay kepada masyarakat di provinsi ujung paling barat Indonesia tersebut."

Ditambahkan Nuzuli, saat ini ke-18 pemain tersebut sedang bergabung dan bermain dengan sejumlah klub sepak bola di Paraguay dan Argentina. Dari informasi yang diperoleh, kemampuan mereka juga cukup baik.

Thursday, October 6, 2011

SSB FC Dallas Terbaik Di US

US Soccer (PSSInya US) telah mengeluarkan hasil evaluasi SSB musim 2010/11 dan FC Dallas yang mendapat nilai tertinggi dari 78 SSB yang berpartisipasi dalam musim 2010-201.
Kalau anda melihat halaman pengembangan Akademi, anda dapat melihat bagaimana masing-masing SSB dievaluasi.
SSB dikategorikan dalam sistem lima-bintang (five-star) dibanding dengan lingkungan pengembangan internasional yang top. Kriteria evaluasi terdiri dari 8 komponen penting yang harus ada agar SSB memberikan lingkungan elit setiap hari untuk pengembangan pemain dengan komponen teknis yang sesuai U.S. Soccer Curriculum.
Diketahui sebelumnya bagaimana rating masing-masing SSB, tapi US Soccer telah merelease hasil evaluasi lengkap untuk musim 2010-2011 dan hasilnya mencengangkan. Ini link ke filenya.

SSB di nilai dalam 0-5 bintang dalam 8 kategori berbeda.
FC Dallas mendapat 5 bintang dalam fasilitas dan pendanaan, sesuatu yang tidak terlalu mengagetkan karena fasilitas di Frisco and Dallas yang menjadikan akademi ini sepenuhnya mendanai sendiri seperti sekolah penuh.
Yang paling menarik dari penilain SSB di Dallas ini, dan sesuatu yang membuat orang sangat tertarik untuk masa depan, adalah SSB ini satu-satunya yang dapat bintang 4 (yang paling tinggi) dalam baik pengembangan pemain dan pola permainan. Sementara RSL mendapat 4 bintan dalam pola permainan dan NYRB mendapat dalam pengembangan pemain, FC Dallas satu-satunya yang dapat 4 bintang dalam semua kategori.
Dallas dapat 3 1/2 bintang dalam lingkungan latihan dan kampanye Etika sementara 3 bintang, yang paling rendah, pada Administrasi. Namun, banyak SSB yang susah dapat bintang 3 dalam semua kategori sehingga masih termasuk baik.
Lalu kenapa FC Dallas dinilai yang terbaik di US? Kalau anda melihat cuma Dallas yang dapat rangking 4 bintang.

4.0 STARS

FC Dallas Academy; Dallas, TX

3.5 STARS

CASL Chelsea FC; Raleigh, NC
Dallas Texans; Dallas, TX
IMG Soccer Academy; Bradenton, FL
NE Revolution Academy; Foxboro, MA
Red Bull New York Academy; Secaucus, NJ
Solar Chelsea; Dallas, TX
Weston FC; Weston, FL

3.0 STARS

Albertson SC; Long Island, NY
Arsenal FC; Temecula, CA
Baltimore Bay Chelsea; Baltimore, MD
Charlotte Soccer Academy; Charlotte, NC
Columbus Crew Academy; Columbus, OH
Concorde Fire; Atlanta, GA
Cosmos Academy-East; Brooklyn, NY
Cosmos Academy-West; Pomona, CA
DC United Academy; Washington, DC
Derby County Wolves; Livonia, MI
Empire United; Syracuse, NY
FC Westchester; Westchester, NY
Houston Dynamo Academy; Houston, TX
Internationals; Cleveland, OH
Kendall SC; Miami, FL
LA Galaxy Academy; Los Angeles, CA
North Carolina Fusion; Greensboro, NC
PA Classics; Lancaster, PA
Pateadores; Costa Mesa, CA
Players Development Academy; Zarephath, NJ
Real SoCal; San Fernando, CA
RSL Academy-AZ; Phoenix, AZ
Seatle Sounders FC Academy; Seattle, WA
Sockers FC; Chicago, IL
South Carolina United; Mt Pleasant, SC
Sporting Kansas City Academy; Kansas City, MO
St Louis Scott Gallagher-Missouri; St Louis, MO
Texans SC; Houston, TX
Texas Rush; Woodlands, TX

2.5 STARS

Cal Odyssey; Clovis, CA
California Development Academy; Sacramento, CA
Chicago Fire Academy; Chicago, IL
Chicago Magic; Chicago, IL
Chivas USA Academy; Carson, CA
Clearwater Chargers SC; Clearwater, FL
Colorado Rapids Academy; Commerce City, CO
Crossfire Premier; Redmond, WA
De Anza Force; San Francisco, CA
FC Delco; Philadelphia, PA
FC Greater Boston; Boston, MA
Indiana United; Carmel, IN
Irvine Strikers; Irvine, CA
Minnesota Thunder; Minneapolis, MN
NJSA 04; Aberdeen, NJ
Nomads SC; San Diego, CA
North Meck SC; Charlotte, NC
Oakwood SC; Hartford, CT
Real Colorado; Highlands Ranch, CO
Richmond Strikers; Richmond, VA
Seacoast United; Epping, NH
Shattuck-Saint Mary's; Faribault, MN
SJ Earthquakes Academy; San Jose, CA
St Louis Scott Gallagher-Metro; Collinsville, IL
Vardar; Detroit, MI

2.0 STARS

Birmingham Utd; Birmingham, AL
Classics Elite; San Antonio, TX
Colorado Rush; Littleton, CO
FC Milwaukee; Mlwaukee, WI
Match Fit Chelsea ; Bayonne, NJ
McLean Youth Soccer; McLean, VA
Potomac; Potomac, MD
Richmond Kickers; Richmond, VA
San Diego Surf; San Diego, CA
Santa Cruz Breakers; Aptos, CA
South Central Premier; New Haven, CT
Virginia Rush; Virginia Beach, VA

1.5 STARS

Lonestar SC; Austin, TX

1.0 STARS

Andromeda FC; Plano, TX
Met Oval; New York, NY
source: bigdsoccer.com